Gubernur Jabar Meninjau Rumah Sakit Darurat di Secapa TNI AD


Komandan Secapa TNI AD Mayjen TNI Ferry Zein mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 Secapa TNI AD di Kota Bandung.

Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Hegarmanah yang siap beroperasi sejak Senin, 11 Januari 2021, ini merupakan bentuk kesiapan Jabar dalam penanganan pandemi global Covid-19.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Andika dan jajaran, juga kepada Komandan Secapa TNI AD yang sudah menyiapkan tempat istimewa ini. Ini bela negara, sekali lagi atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, saya haturkan terima kasih," kata Kang Emil.

RS Darurat Covid-19 Secapa TNI AD sendiri berada di kompleks Barak Brigjen Katamso. Terdiri dari empat barak, tiga di antaranya dikonversi menjadi ruang perawatan bagi pasien gejala ringan dengan kapasitas masing-masing 30 tempat tidur sehingga total kapasitas di RS Darurat Covid-19 Secapa TNI AD adalah 180 pasien.

Satu barak lainnya digunakan sebagai UGD, tempat dokter, dan administrasi lain. Tim dokter spesialis di RS Darurat Covid-19 Secapa TNI AD berasal dari Rumah Sakit Dustira Cimahi sebagai rumah sakit pengampu serta bekerja sama dengan Kesdam III/Siliwangi, Secapa TNI AD, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

"Setelah melihat langsung, tempatnya sangat memadai penuh cahaya matahari dan pepohonan sehingga seharusnya orang yang kesini sembuh lebih cepat karena suasana rileks," kata Kang Emil.

RS Darurat ini dikhususkan bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan (Hijau) serta yang tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya. (Penerangan Secapa TNI AD) @bisiniscom @ridwankamil